Pohon Natal dari Botol Plastik Bekas #DIYProject

Hore. Sudah Desember lagi. Artinya Natal, dan juga sudah mau Tahun Baru. Hehehe waktu cepat sekali berlalu!

Tahun ini, kami ingin melakukan sedikit hal yang berbeda dari Natal sebelumnya. Kalau biasanya kami memasang pohon Natal (yang mini banget, ukurannya paling 50cm), tahun ini Papanya anak-anak beride untuk mengajak anak terlibat dalam proyek daur ulang. Yaitu mendaur ulang botol mineral plastik dan dijadikan pohon Natal. Kami melakukan sedikit modifikasi dari tutorial yang banyak beredar di media sosial.

Jika dalam tutorial tersebut menggunakan botol air soda yang besar dan berwarna hijau, kami menggunakan botol air mineral biasa.

Berikut adalah bahan yang kami gunakan:

  1. Botol air mineral bekas (kami menggunakan sekitar 40 botol bekas, ukuran 600 dan 400 ml).
  2. Batang kayu – dipotong kira-kira 110cm tingginya + pipa pralon dengan diameter seukuran batang kayu kira-kira 20cm.
  3. Kaleng cat bekas.
  4. Semen.
  5. Batu-batuan kecil.
  6. Cat minyak putih & kuas.
  7. Gunting.
  8. Fiberglass.

Cara:

  1. Keringkan botol
  2. Siapkan batang kayu, cat putih, keringkan.
  3. Siapkan kaleng bekas cat, isi dengan semen, lalu masukkan pipa pralon kedalam adonan semen. Pipa pralon akan berfungsi sebagai sambungan kayu sehingga kayu bisa dilepas dan dimodifikasi untuk penggunaan lainnya. Sebelum semen kering, tambahkan bebatuan di atas semen sebagai hiasan kaleng. Cat putih, biarkan kering.
  4. Potong bagian bawah botol. 5 cm dari bawah. Lalu badan dipotong memanjang dari bawah ke tutup botol dengan jarak 2 cm. Susun per ukuran sebanyak 5 botol. Buat serupa dengan ukuran potong dari bawah botol semakin besar sehingga kelopak badan botol semakin kecil. Sesuaikan dengan tinggi kayu.
  5. Susun mulai dari yang paling besar hingga ke yang lebih kecil ke atas.
  6. Rapikan.

Tips: kamipun paham kenapa disarankan untuk menggunakan botol soda. Karena bahannya lebih tebal! Karena bahan botol mineral tipis jadi ga bisa dicantelin hiasan Natal. Bapaknya pun beride untuk membuat penopang lampu Natal dari fiberglass yang ada. Voila. My husband my MacGyver. Yhhaa

Jadi deh pohon Natal dari botol bekas versi kami. Anak-anak dilibatkan dari mulai proses menyusun saja. Karena kalau untuk menggunting masih belum bisa. Cuma sayangnya saya ga sempat memotret saat pembuatan karena sebagian dilakukan ketika saya bekerja dan saat diselesaikan pas akhir pekan, boro-boro pegang HP, sibuk njagain bocah yang pecicilan di sekitar kayu dan bolak balik naro botolnya di kayu.

Kami pun terpikir boleh juga untuk tahun depan menbuat proyek serupa. Berkreasi dengan pohon Natal. Menggunakan kayu bekas atau batang bambu disusun jadi pohon sepertinya ide yang seru ya!

Ada mama blogger lain yang melakukan hal serupa? Boleh dong di share tips dan ceritanya!

Pohon Natal dari Botol Bekas Pohon Natal dari Botol Bekas

 

2 Comments

  1. Mengajarkan Anak untuk Berbagi - bincang ringan ariwita

    April 8, 2019 at 9:54 am

    […] mengirimkan hasil panen ke tetangga. Kami juga sempat mengajak mereka berpartisipasi untuk membuat pohon natal bekas bersama. Tujuannya apa? Agar mereka juga bisa paham konsep kerjasama, bekerja dalam tim. Dan tidak […]

  2. Belajar di Luar Ruang: IIMS 2019 - bincang ringan ariwita

    May 13, 2019 at 8:50 am

    […] beragam jenis kendaraan roda empat, tapi juga beragam kendaraan mulai yang antik, yang terbuat dari barang bekas, hingga kendaraan balap rakitan mahasiswa dalam negeri. Fasilitas yang ditawarkan di IIMS menurut […]

Leave a Reply

%d bloggers like this: