Membuat Sabun dari Minyak Jelantah

Halo semua. Pernah terpikir ga berapa banyak sampah yang diproduksi dari rumah tangga? Ternyata rumah tangga menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar. Tidak hanya sampah dapur, tapi juga sampah lainnya. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi produksi sampah dari rumah kita. Salah satunya mengolah limbah menjadi barang yang lebih berguna. Pernah terpikirkah mengolah limbah dapur, minyak jelantah? Atau yang lebih sederhana, pernah terpikirkah oleh kita, kemana perginya minyak jelantah dari dapur kita?

Dibuang ke tanah. Ada beberapa orang yang membuang minyak jelantah ke tanah. Tahukah akibat dari hal ini? Kondisi tanah akan memburuk dan berdampak pada air tanah. Jika rumah kita menggunakan air tanah, sudah barang tentu air tanah tercemar oleh minyak jelantah yang dibuang. Mau menggunakan air yang ada kandungan minyak jelantahnya? Geli ya!

Atau, jika kita kumpulkan dan buang. Tapi ternyata ada yang namanya “mafia jelantah”, yang kemudian mengolah minyak tersebut dan dijual sebagai minyak curah! Tidak terbayang bagaimana nanti dampaknya terhadap kesehatan. Atau dibuang ke saluran pembuangan air? Saluran bisa beku saat udara dingin, dan akan merusak saluran tersebut. Belum lagi, nanti saluran itu akan bermuara ke sungai, kali dan laut. Sehingga jika semua orang melakukan hal tersebut, lama-lama laut indah kita bisa rusak karena tercemar minyak jelantah. Lalu, nanti anak-anak kita tidak bisa lagi menikmati keindahan biota laut, menikmati indahnya alam bawah laut. Mau? Tentu tidak.

Seberapa bahaya minyak jelantah jika tidak diolah dengan benar bagi lingkungan? 1 liter minyak jelantah dapat mencemari 1 juta liter air. Sedih! Jika hanya dengan minyak 1 liter bisa mencemari sekian jumlah air laut.

Cara sederhana kita bisa mulai dari rumah. Dengan mengolah minyak jelantah menjadi sabun. Ya, sabun ini nantinya bisa digunakan menjadi sabun cuci baju, sabun cuci tangan, untuk mencuci peralatan rumah tangga.

Bahan membuat sabun minyak jelantah:

  • Minyak jelantah 500gr
  • 190 gr air galon/air tanah
  • Soda Api (NaOh) – 65gr (bisa juga 70gr untuk hasil sabun yang lebih keras)
  • Baskom plastik
  • Sendok untuk mengaduk soda api & untuk menuang pewangi (jika menggunakan pewangi)
  • Timbangan digital
  • Whisk / pengaduk telur
  • Wadah untuk mencampur air dengan soda api
  • Wadah pengukur untuk menimbang soda api (harus tahan panas)
  • Arang (100 gr arang untuk 500 gr minyak jelantah)
  • Kaos bekas untuk menyaring

Pewangi alami:

  • Sereh wangi / Pandan / Lerak / Kulit Pisang (diiris)
  • Untuk sereh/pandan – bisa diblender, lalu saring – dan menjadi air yang akan dicampur dengan soda api.

Cara:

  • Panaskan/Bakar arang hingga merah.
  • Siapkan minyak jelantah di tempat yang tahan panas (stainless atau bisa gunakan bekas kaleng biscuit)
  • Masukkan bara arang ke minyak jelantah
  • Saat mencampur arang aktif (bara arang) ke minyak, maka akan ada asap,sehingga pastikan berada di ruang terbuka & ada ventilasi ruangan. Gunakan masker jika perlu.
  • Biarkan minimal 1×24 jam. Untuk menambah aroma, bisa tambahkan irisan daun pandan ATAU sereh wangi ATAU lerak ATAU kulit pisang, salah satu. Untuk menghilangkan bau. Proses perendaman arang dengan minyak ini bertujuan menghilangkan racun juga menjernihkan warna minyak jelantah.
Bahan Membuat Sabun dari Minyak Jelantah

Ketika sudah 1×24 jam (atau lebih), saring minyak jelantah menggunakan kain/kaos yang sudah tidak terpakai. Minyak siap digunakan. Selanjutnya, kita bisa memulai proses pembuatan sabun.

  • Siapkan soda api, air, minyak, sendok kayu, pengaduk.
  • Masukkan soda api ke air, aduk. Campuran soda api dan air akan menimbulkan suhu air yang sangat panas, sehingga pastikan wadah yang digunakan, tahan panas. Aduk dan diamkan. Jika ingin mempercepat proses pendinginan, dapat letakkan es dibawah wadah – pastikan campuran soda api dan air tetap stabil. Gunakan sarung tangan untuk menghindari tangan terkena cairan kimia yang dapat menimbulkan gatal.
  • Ketika campuran tersebut sudah dingin, masukkan cairan ke minyak, aduk hingga adonan mengental dan berubah warna.
  • Jika adonan sudah mengental kurang lebih seperti susu kental manis tingkat kekentalannya, maka adonan sudah jadi.
  • Tuang ke cetakan.
  • Setelah sabun mengeras, sekitar 2 hari, keluarkan dari cetakan dan angin-anginkan.
  • Sabun bisa digunakan setelah 2 minggu. coba ambil sedikit dan gunakan untuk mencuci tangan. jika masih terasa gatal, biarkan 1 minggu lagi.
Cara Membuat Sabun Minyak Jelantah

Untuk cetakan – bisa gunakan: kotak susu bekas yang sudah dicuci bersih.
Pastikan anda memisahkan cetakan atau peralatan yang sudah digunakan untuk mengolah minyak jelantah. Jika sabun disimpan dengan benar, bisa tahan hingga 6 bulan. Cara pembuatannya banyak bisa ditemukan di internet. Dan resep inipun ada banyak bisa ditemukan di situs-situs yang focus terhadap lingkungan. Salah satunya Paprika Living . Saya pun belajar membuat minyak jelantah dari mereka. Seru kan?

Nah pasti pada komentar: aduh PR banget yaaa bikin arangnya. Ya memang, tapi jika kita memang berniat untuk menjaga bumi, pastikan tujuan kita memiliki arti untuk masa depan kehidupan kita. Untuk anak-anak kita. Jadi gimana, siap memulainya dari rumah?

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: